Logo World Cup 2010Mau coba jadi komentator Piala Dunia ah…:mrgreen:

Pada bulan ini, bulan Juni 2010 hingga bulan Juli, akan diadakan ajang sepakbola internasional paling bergengsi selama 4 tahun sekali, yaitu Piala Dunia (World Cup). Piala Dunia tahun ini diadakan di benua Afrika, tepatnya di negara Afrika Selatan.

Meskipun Indonesia tidak masuk ke Piala Dunia, namun negara ini sama hebohnya dengan negara tuan rumah Piala Dunia 2010. Baju pemain di Piala Dunia 2010 laris terjual, dan kafe-kafe bahkan warung-warung menyediakan sebuah televisi/layar lebar supaya pengunjung bisa menonton laga 32 tim yang bermain disana. Bahkan PD 2010 juga menjadi ajang taruhan, yang meskipun haram, tetap saja bisnis judi bola di Indonesia meluas, terutama pada saat berlangsungnya PD ini. Indonesia seolah terkonsentrasi dan terpaku pada permainan para pemain sepakbola disana dan melupakan kasus-kasus di negeri ini seperti kasus video porno mirip Ariel – Luna Maya – Cut Tari, kasus korupsi yang dilakukan oleh beberapa politisi, atau masalah Lumpur Sidoarjo yang sampai kini masih belum jelas juntrungannya. Bukan hanya di Indonesia, di luar negeri bahkan astronot di luar angkasa pun terkena demam PD 2010 ini. Bahkan demam PD 2010 merambat juga di dunia maya, dimana dengan gampangnya hanya dengan mengunjungi mesin pencari semacam om Google dan om Yahoo dan mengetikkan kata kunci terkait PD 2010 kita sudah bisa dapatkan bermacam wallpaper, screen saver, tema HP, bahkan game yang bisa didownload dan diinstall ke komputer anda.

Memang benar ada istilah “Bola itu Bundar”, bola itu bundar, untuk mencari volumenya kita dapat menggunakan rumus: 4/3 x π x r3. Maksudnya, bola itu bundar, artinya siapa saja bisa menjadi pemenang dalam permainan sepakbola, entah itu hanya sepakbola kampung atau sepakbola kelas internasional seperti PD 2010 ini. Tergantung dari kesehatan fisik dan psikis pemain, koordinasi tim yang bagus, strategi yang taktis, dan skill individu yang bagus. Tim Indonesia yang katanya “jarang menang” bisa saja masuk dan bahkan memenangkan Piala Dunia jika faktor diatas terpenuhi.

Lihat saja, juara dan runner-up PD 2006, yakni Itali dan Prancis kini justru “pulang kampung” lebih dulu lantaran tidak lolos ke babak perdelapan final. Bahkan kedua tim tersebut memegang buntut klasemen pada grupnya masing-masing (padahal Italia jagoan saya, selain Inggris, Argentina dan Brazil hiks… )

Justru tim yang kurang diunggulkan malah bangkit, dan ada yang lolos ke babak perdelapan final. Ini adalah bukti bahwa bola itu bundar, dan siapapun bisa menang pada pertandingan sepakbola. Lucunya, ada pelatih (lupa pelatih negara mana) yang mengatakan bahwa Jabulani—bola Piala Dunia 2010—adalah biang keladi dari kekalahan timnya. Padahal, bola sepakbola, termasuk Jabulani, sama-sama bundar, sama-sama berbentuk bulat. So, kenapa harus menyalahkan Jabulani???

Dari sepak bola ini kita diajarkan untuk bersatu dan sportif. Ya… sekian dulu ya perbincangan kali ini, dan sekian pula saya jadi komentator PD 2010 ini:mrgreen: