Blogging, NgeblogBlogger juga manusia, punya rasa punya hati.

Para blogger seringkali dituntut untuk terlihat profesional, dan selalu menggunakan bahasa resmi. Padahal, blogger itu juga manusia. Bila blogger hanya memakai bahasa baku pada setiap postingannya, maka orang-orang akan menganggap blogger itu bukan manusia, melainkan “robot”. Padahal blogger juga manusia. Nah, makanya kita harus luwes, fleksibel dalam menulis. Gunakanlah bahasa daerah anda, sisipkanlah beberapa humor kecil dalam postingan anda, anggap saja seperti basa-basi.

Memang sih bahasa baku yang sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan itu penting. Tetapi anda harus luwes. Karena orang pun mungkin tidak akan bisa menangkap maksud anda bila anda menggunakan bahasa yang terlalu ilmiah. Toh di blog tidak ada aturan untuk menulis secara EyD. Kecuali sebagai penulis buku atau karya ilmiah, baru EyD sangat penting. Kalau untuk blog… tidak apa-apa anda tidak memakai EyD. Blogger itu manusia, bukan robot.

Dikit banget postingannya?:mrgreen: