plurkSaya pernah melihat perdebatan antara seorang plurker *sok* sejati dengan fakir respon, begini. Kata si fakir respon itu, ngeplurk hanya sekedar main-main. Alasannya karena tidak menghasilkan uang. Tetapi para plurker sejati ini bilang bahwa ngeplurk juga penting untuk sosialisasi. Nah mana yang benar?

Kedua pendapat itu menurut saya benar-benar saja, toh namanya pendapat boleh beda kok, emangnya matematika yang termasuk pelajaran saklek?

Tetapi masalahnya, apakah anda ngeplurk untuk bersosial atau hanya untuk main-main?

Jika anda ngeplurk dengan melakukan update, merespon update teman, dan saling curhat, itu namanya ‘sosialisasi’. Tetapi jika anda ngeplurk hanya untuk mengisengi teman plurk anda, hanya untuk mengejek teman anda di dunia nyata, mencampuri tretnya fakir respon *apalagi dengan marah-marah*, apakah itu namanya sosialisasi?

Bukankah itu hanya sekedar main-main saja? Seperti anak kecil yang sedang menyelesaikan istirahat sekolahnya?

Apakah itu fungsi Plurk sebenarnya?

Kalau dilihat-lihat para fakir respon itu sebenarnya sosialisasi, meski caranya salah, tetapi memang itulah namanya bersosial di Plurk. Update dan respon tret teman, meski dengan tulisan ‘RESPON’ berderet sekalipun?

Nah, para plurker *sok* sejati itu? Apakah mereka ngePlurk untuk bersosial atau hanya untuk main-main? Kok sepertinya jarang update yang bermutu, respon teman Plurknya sendiri? Justru yang direspon hanyalah plurk para fakir respon yang tidak bermutu?

Jadi saya berikan satu pertanyaan untuk anda para plurker: Anda ngeplurk untuk sosialisasi atau hanya sekedar main-main?