twitter“Follback ya…”
“Folbek plis…”
“Saya udah follow kamu, kamu folbek yah”

Sering kita menjumpai kalimat seperti itu di Twitter, khususnya dibagian Mentions, dimana oranag yang mem-follow kita berharap difollow balik. atau bahasa kerennya folbek:mrgreen: Biasanya orang meminta folbek sebagai balas budi karena telah memfollow kita. Dan biasanya kita nurut saja…

Sebagai orang yang memfollow tentu diuntungkan, karena bisa mendapatkan follower baru. Tetapi tentu yang difollow yang dirugikan karena harus memfollow segelintir orang lagi…

Kalau menurutku jika memfollow itu harus difollback meningan jangan memfollow, daripada memfollow hanya untuk bikin penuh daftar yang difollow. Mending kalau difollback, kalau nggak cuman menuh-menuhin timeline (fenomena: sekarang orang-orang jarang memperhatikan tab mention):mrgreen: Kalau orang biasa yang difollback sih nggak papa, kalau artis terkenal dengan beribu bahkan berjuta followers, meskipun mandi kembang tujuh rupa pun pasti artisnya juga sibuk dan males follback, meskipun sampe nyepam tab mention sang artis juga…

Lalu apa kesimpulannya?
Tak ada…
Loh?
Saya hanya kesal dengan oran yang menuhin tab mention saya untuk minta difollow. Mending kenal, kalo nggak?

Mencintai tak harus memiliki
ekuivalen dengan
Memfollow tidak harus difollback(-i?):mrgreen: