Liga Spanyol seperti yang dibahas sebelumnya pada musim ini tidak lagi monoton, tidak lagi dikuasai oleh dua kuda pacu, karena sekarang ada satu lagi yang ikut bersaing mengacaukan segala prediksi, yaitu yang bernama: Atletico Madrid.

Okey, mungkin keberhasilan Atletico musim ini agak dibesar-besarkan, ada yang bilang ini semua gara-gara inkonsistensi duo Barca-Madrid, tetapi jika anda menyepelekannya anda salah besar: Pada awal musim tidak ada satupun yang menjagokan Atleti jadi juara La Liga ataupun Liga Champions. Jangankan jadi juara, bahkan lolos ke Liga Champions pun sudah sujud syukur. Pasalnya pada awal musim mereka hanya melakukan beberapa pembelian, seperti pembelian David Villa yang sepertinya “dibuang” oleh Barcelona (dan mereka salah membuangnya: di Atleti dia menjadi pemain inti klub dan mencetak beberapa gol vital). Sedangkan Barcelona membeli Neymar seharga 50-an juta euro yang pembeliannya menjadi skandal di Spanyol. Madrid? Jangan tanya lagi: mereka menebar sensasi ketika membeli Gareth Bale dari San Antonio Tottenham Spurs sehingga dirinya menjadi pemain termahal mengalahkan pemain termahal sebelumnya yang juga masih ada di klub itu: Cristiano Ronaldo.

Tetapi seiring berjalannya waktu mereka membuktikan, setidaknya sampai saat ini, tidak mau hanya berada dibawah bayang-bayang Madrid dan Barcelona. Setelah kejutan yang mereka buat musim lalu seolah batu loncat buat musim ini: lolos Champions dan mengalahkan Real, tetangganya dalam final Copa Del Rey alias Piala Raja sekaligus memastikan tetangganya tidak mendapat satupun gelar pada musim lalu dan membuat Jose Mourinho meninggalkan klub tersebut. Mereka membuktikan bahwa Barca dan Madrid masih sekumpulan manusia biasa dan membuat mereka mendapat kejutan dan terbangun, bahwa masih ada yang bisa mengalahkan mereka selama setelah beberapa tahun belakangan peluang untuk mengalahkan mereka itu hampir mendekati nol. Mereka membuktikan bahwa dengan usaha, kerja keras, dan tentunya kehendak Yang Maha Kuasa tidak ada yang tidak mungkin dilakukan, mendobrak batas kemustahilan.

Atletico hanya butuh hasil imbang kontra Barcelona untuk memenangkan La Liga, sementara Barcelona harus menang nanti malam. Unggul 3 poin atas Barca, Atletico tinggal selangkah lagi menuju gelar juara, dimana hampir sedekade lalu ada tim terakhir yang juara selain Barca dan Madrid, yaitu Valencia arahan Rafa Benitez. Barca harus menang supaya bisa unggul Head to head atas Atletico untuk membuat mereka juara. Sedangkan Di Final Liga Champions mereka hanya perlu mengalahkan Madrid untuk menjadi juara pertama kalinya.

Tapi meskipun Atletico tidak juara di kedua ajang, mereka tetap memenangi hati masyarakat, pecinta sepakbola netral yang sudah jemu atas dominasi Madrid dan Barcelona di Spanyol, fans netral yang sudah lama menanti adanya pengganggu romansa Barca dan Madrid di papan atas. bagaimanapun jua mereka telah berusaha semaksimal mungkin, dan dengan kondisi skuad yang tidak seberapa, setidaknya dibandingkan Barca atau Madrid, mereka sudah berupaya, dan upaya inilah yang akan mendapat applaus dari masyarakat, tidak peduli hasilnya. Juara atau tidak, mereka tetap juara.😀