Tag Archive: sepak bola


Musim 2013-14: Musim Yang Aneh!

Sepak bola setiap musimnya selalu menghadirkan kejutan tersendiri, sebagaimana pameo terkenal dalam dunia sepakbola: Bola itu bundar. Semua orang boleh memperkirakan dan memprediksi dengan pelbagai macam model matematika dan analisis statistik, tetapi di lapangan segala kemungkinan dapat terjadi.

Musim ini, yang hanya tersisa sekitar tiga bulan lagi (dengan kata lain: tinggal tiga bulan lagi menuju Piala Dunia 😀 ) menyajikan kejutan tersendiri. Setidaknya ada tiga keanehan yang terjadi musim ini, yaitu:

1. Liga Inggris: Juara Bertahan Kewalahan

Manchester United

Diwarisi skuad juara bertahan Liga Inggris oleh Sir Alex Ferguson yang pensiun, David Moyes sepertinya agak kesulitan dalam membangun timnya. Mentalitas juara dan kemenangan agaknya susah keluar dari skuat ini, padahal dengan bermaterikan Rooney, Van Persie, dan skuat juara liga Inggris, belum lagi Juan Mata yang dibeli pada pertengahan musim, seharusnya MU bisa mengalahkan siapa saja, tetapi rentetan badai cidera, pertahanan buruk dan salah strategi agaknya menjadikan MU tertatih-tatih di papan tengah. Meraih peringkat keempat (kualifikasi Liga Champions) agak mustahil karena empat teratas Liga Inggris itu seperti truk gandeng, poinnya berdekatan tetapi meinggalkan jauh posisi dibawahnya :mrgreen: , tetapi ada cara yang tidak kalah terjalnya, yaitu menjuarai Champions League musim ini. Agak bert apalagi kekalahan 0-2 dari Olimpiakos yang diderita pada leg pertama membuat skuad Moyes harus bekerja ekstra keras, siapa tahu saja kayak Chelsea di musim 2011-12: kalah 3-1 di leg pertama, menang 4-1 di leg kedua dan juara Liga Champions padahal di liga Inggris posisi keenam?

2. Liga Spanyol: Romansa Barca-Madrid Terganggu

Real Madrid CF v Club Atletico de Madrid - La Liga

Orang-orang lebih mengenal Liga Spanyol sebagai “liga yang hanya bisa dimenangi oleh Barcelona dan Real Madrid”. Ya, kedua klub memang memiliki basis kuat dan keuangan yang mumpuni untuk bersaing, bukan hanya di level liga Spanyol tetapi juga Eropa dan Dunia, sementara klub lainnya di Liga Spanyol bertahan melaan krisis ekonomi yang melanda negara itu. Tetapi musim ini ada “orang ketiga” antara Barcelona dan Real Madrid, yaitu Atletico Madrid. Sekarang dia ada di antara Real yang di peringkat 1 dan Barca yang diperingkat 3. Sebenarnya Atleti juga sempat bercokol di puncak klasemen tetapi karena cedera sejumlah pemain pilar yang menyebabkan beberapa kekalahan dan hasil imbang membuat posisinya menjadi peringkat 2. Tetapi asa masih tetap ada mengingat Atleti hanya terpaut 3 poin dari Real. Wajar jika pecinta sepakbola murni (yang bukan pendukung Barca maupun Real) mendukung langkah Atleti untuk menjadi juara Liga Spanyol musism ini, karena terakhir kali ada juara selain Madrid dan Barca terjadi sedekade lalu, saat Valencia menjuarai Liga Spanyol 2003-04.

3. Liga Italia: Kemana AC Milan?

AC Milan

AC Milan memang sudah menunjukkan tanda-tanda kemunduran sejak musim lalu, sejak meraih Scudetto pada musim 2010-11, berturut-turut Milan berada di peringkat kedua dan ketiga pada musim-musim berikutnya. Jika melihat deret aritmatikanya, AC Milan akan berada di peringkat keempat akhir musim ini. Tetpi sekarang mereka berada di peringkat 10 klasemen, lebih buruk ddari Hellas Verona yang baru promosi, sehingga Allegri dipecat dan digantikan oleh mantan pemainnya, Seedorf. Mengecewakan memang jika tidak bisa melihat AC Milan di Liga Champions lagi, karena mereka terkenal dengan DNA Liga Champions-nya, terbukti dengan raihan 7 Tropi big ear. Apalagi di Italia kini hanya peringkat 1-3 yang bisa mengikuti Liga Champions, dan mereka juga sudah tersingkir dari Liga Champions musim ini oleh Atletico Madrid.

Itu adalah tiga kejutan yang terjadi musim ini. Bola itu bundar, dan siapa saja bisa menang, kalah, tertawa dan menangis. Yang pasti gelaran piala dunia makin dekat, dan seiring berakhirnya musim kita lihat saja apakah dua klub yang sama-sama dijuluki Setan Merah (MU dan AC Milan) dapat bangkit dari keterpurukan? Apakah Atletico Madrid bisa meruntuhkan duopoli sekaligus mementahkan anggapan bahwa La Liga membosankan? Kita tunggu saja… kalau tidak terjadi musim ini, mungkin musim depan… 🙂

Rabu pekan lalu ketika saya bangun tidur, saya dikejutkan dengan hasil siaran sepakbola. Barcelona, yang digadang-gadang tim terhebat di dunia, kalah telak 4-0 dari Bayern Munchen di semifinal Liga Champions. Jelas sebuah hal yang memalukan bagi tim sebesar Barcelona.

Meskipun para fans Barcelona masih menyimpan optimisme untuk melaju ke final, tetapi, saya harus realistis. Akan sangat sulit menaklukkan Bayern dengan skor lebih dari 5 gol. Dan inilah penyebabnya:

1. Barca bukan lagi tim yang tidak terkalahkan

Sekarang siapa saja sudah tahu strategi permainan Barca. Permainan tiki-taka akhir-akhir ini sudah mulai terbaca. Lihat saja semifinal musim lalu, Barca harus mengakui kekalahan melawan Chelsea.

Ada contoh lain. Lihat saja AC Milan, dengan pemain-pemain mudanya sempat mengalahkan Barcelona 2-0 (meskipun akhirnya kalah 4-0). Jelas Bayern akan belajar banyak dari sana, dengan menyempurnakan apa yang telah dilakukan Milan.

2. Barca masih fokus di Primera Liga

Jelas hasil imbang melawan Athletic Bilbao menunda pesta juara mereka. Dengan kata lain, mereka masih harus sberjuang di dua ajang. Sedangkan Bayern, karena sudah jadi juara liga sejak lama, maka mereka hanya fokus ke ajang Liga Champions.

3. Barca tidak mencetak gol tandang

Andai Barca mencetak satu atau dua gol di Allianz Arena, maka semuanya akan lebih mudah. Tetapi kenyataannya mereka tidak mencetak sebiji golpun. Hal ini menyebabkan mereka harus menang dengan selisih 5 gol, atau setidaknya 4-0 (tanpa kebobolan) dan dilanjutkan dengan adu pinalti.

4. Dan kita realistis sajalah, itu sangat sulit

Oke. Optimis itu harus. Tetapi kita harus realistis bahwa itu sangat sulit. Masalahnya Bayern musim ini tidak sama dengan yang pernah mereka kalahkan 4-0 pada 2009 (kalau tidak salah). Bayern musim ini adalah tim kuat. Bahkan dengan tim cadangan mereka masih mampu menjaga rekor kemeenangan di Bundesliga. Secara historis itu juga sangat sulit, karena belum pernah ada yang menang ketika di leg pertama kalah 4-0 di semifinal.

Mungkin kekalahan Barcelona ini mengandung pelajaran. Yaitu jika anda tidak mendukung tim anda jika kalah, jangan pernah bersorak jika tim anda menang.

Dan, saya tidak bilang kalau Barca tidak mungkin lolos. Oke, mungkin sulit, tetapi selama bola itu bundar, maka apapun bisa terjadi. 😀

3 + 1 = Scudetto!

sepak bolaApa maksud dari kalimat diatas 3+1 = Scudetto? Maksudnya ada 3 tim yang memastikan gelar juara (Scudetto) dengan meraih 1 poin alias hasil seri. Yaitu AC Milan, Barcelona dan Manchester United.

Meskipun liga masih menyisakan beberapa pertandingan lagi, tetapi perolehan 1 poin yang diperoleh tidak mungkin lagi dikejar oleh rival-rival dibawah mereka. Berikut Rinciannya:

AC Milan 0-0 AS Roma
Barcelona 1-1 Levante
Man. United 1-1 Blackburn Rovers

Selamat bagi para sang juara tersebut…